Kulihat waktu semakin berlari kencang meninggalkan ragaku.
Aku bukannya tidak mencoba untuk berlari...
Aku berlari namun terasa begitu lamban.
Pikiranku berputar cepat sekali menafsir begitu banyak hal akan kehidupan.
Senyum dan lelah pun kian berganti.
Tidak ada yang perlu disesali.
Pernahkah berpikir terkadang kita terlalu sibuk untuk memikirkan sesuatu
tanpa menggunakan kepolosan hati.
Yang aku ingini hanya sebatas pikiran dan dunia.
Siapa lagi yang akan memandang keinginan hatiku?
Kalau seorang aku pun mengabaikannya?
Sewaktu kecil, banyak orang berkata,"gapailah cita-citamu setinggi langit"
Namun ironisnya...
Saat kamu mulai dewasa begitu banyak sosok yang berkata,"Jangan terlalu berharap tinggi, kalau jatuh... sakit"
Teman, itu hanya segelintir dari masalah-masalah kehidupan ini.
Bukan pula semua masalah harus kita renungi sampai pikiran membeku.
Bukan itu.
Sama sekali bukan itu.
Ada hal yang jauh lebih penting yang bisa kita lakukan untuk dunia.
Mulailah dari diri kita ini.
"Lakukanlah semua yang akan kita lakukan dengan hati."
P.S: kadang kita butuh waktu untuk mendengarkan suara hati. Salam hangat.-Wei
on Wednesday, June 22, 2011 at 12:33pm
Blog ini menceritakan berbagai perasaan-perasaan mungil yang hadir dalam hati seorang hawa.
Jumat, 08 Juli 2011
N.C
...kamu...
layaknya langit...
begitu banyak orang yang menyukai langit.
begitu banyak orang yang ingin menyentuhnya.
begitu juga aku.
dan mungkin langit itu ingin mendekap dirinya sendiri...
namun lupakah dia akan satu hal?
dia tidak bisa disentuh ataupun didekap.
...langit...
adakalanya untuk melihatnya saja tidak bisa, terlalu terang.
adakalanya pula langit membiarkanku melihatnya lebih baik saat kegelapan itu ada...malam hari.
langit memberikanku hujan...namun dia juga seperti lapisan yang menjagaku dari terik kehidupan.
...mereka...
berkata bahwa aku tidak akan bisa seiring dengan langit.
kata mereka...itu hanya impian semata.
kata cinta...itu akan menyakitkanku.
...dan aku...
kutanggalkan semua harga diriku,
semua penat yang kumiliki,
"aku menyayangimu lebih dari yang kamu pikirkan. Lebih dari kebohongan dan sakit yang ada."
"bisakah untuk tidak menjadi langit dan membiarkanku untuk meraihmu lebih dekat lagi?"
P.S: do you want to be "real mine"?
on Thursday, April 14, 2011 at 10:07am
layaknya langit...
begitu banyak orang yang menyukai langit.
begitu banyak orang yang ingin menyentuhnya.
begitu juga aku.
dan mungkin langit itu ingin mendekap dirinya sendiri...
namun lupakah dia akan satu hal?
dia tidak bisa disentuh ataupun didekap.
...langit...
adakalanya untuk melihatnya saja tidak bisa, terlalu terang.
adakalanya pula langit membiarkanku melihatnya lebih baik saat kegelapan itu ada...malam hari.
langit memberikanku hujan...namun dia juga seperti lapisan yang menjagaku dari terik kehidupan.
...mereka...
berkata bahwa aku tidak akan bisa seiring dengan langit.
kata mereka...itu hanya impian semata.
kata cinta...itu akan menyakitkanku.
...dan aku...
kutanggalkan semua harga diriku,
semua penat yang kumiliki,
"aku menyayangimu lebih dari yang kamu pikirkan. Lebih dari kebohongan dan sakit yang ada."
"bisakah untuk tidak menjadi langit dan membiarkanku untuk meraihmu lebih dekat lagi?"
P.S: do you want to be "real mine"?
on Thursday, April 14, 2011 at 10:07am
Pero Me Ancuerdo De Ti
19 September 2010
Pero Me Acuerdo De Ti . . .
Lagu itu yang sama sekali baru dan sangat orisinil masuk ke telinga dan mengalir bersama waktu dan darahku. Bukan lagu baru, kupikir, karena itu kumpulan lagu yang lama ter-save di laptopku, folder yang bertuliskan “Christina Aguilera”, iseng-iseng ku buka foldernya dan kutekan “control-A” lalu klik mouse kanan lalu memilih “enqueue in winamp”. Sampai akhirnya dari semua lagu ada satu lagu yang dari awal sudah mengusikku, kudengarkan perlahan, lama kumainkan dan berulang-ulang dengan menyetelnya ‘repeat-track’, ada rasa yang sangat menusuk saat mendengar alunan ini. Bukan, bukan karena aku bisa mengerti artinya tapi sepertinya ada yang menyentil perasaanku .
Kunikmati terus menerus . . . lagu itu . . .
Berpikir… Buntu.
Entah berapa akan berapa kali kubiarkan dia mengalun, mungkin sampai pagi nanti. Menemaniku dalam pikiran yang hampa. Hampa? Wait . . .
Kalau hampa bukannya harusnya benar-benar kosong tanpa ada apapun, tapi ini beda, seperti ada bayangan. Tapi aku masih tidak bisa melihatnya dengan jelas, sulit sekali menyibak tabir di otak ini! Biasanya gampang sekali! Kali ini, tidak.
… … …
“Sudahlah sudahlah, aku harus mengetik tugas buat kerjaku besok, jadi lebih baik jangan aneh-aneh malam ini. Mungkin juga ini gara-gara factor hormone cewek yang bentar lagi mau haid.” Kataku dengan lemah dengan diakhiri hembusan yang aku tahu tidak melegakan.
Ku coba mengetik dan terus mengetik tapi rasanya sama sekali tidak ada -feel-. Ku hentikan tarian jemariku. Dengan mata masih menatap layar dan tanganku masih bertumpu di atas keyboard.
Bengong.
“Huh, apa sich maksud tuch lagu, bikin orang linglung aja nich malem!” omelku pelan sambil memonyongkan bibir yang gak tau deh emang udah monyong apa belum dari asalnya.
Tapi sungguh tidak ada niat sama sekali untuk mengalihkan ke lagu lain. “Rasanya seperti merindukan seseorang, tapi entah siapa. Seperti kehilangan sesuatu, dari dalam, tapi gak ngerti itu apa. Mau bertanya dan ngejelasin apa yang aku rasain, -but- gimana?Aku juga gak tahu dari mana mulainya dan bagaimana ngejelasinnya,” gumamku pelan.
Siapa-Apa-Mengapa . . .
#Pero Me Ancuerdo De Ti#
Pero Me Acuerdo De Ti . . .
Lagu itu yang sama sekali baru dan sangat orisinil masuk ke telinga dan mengalir bersama waktu dan darahku. Bukan lagu baru, kupikir, karena itu kumpulan lagu yang lama ter-save di laptopku, folder yang bertuliskan “Christina Aguilera”, iseng-iseng ku buka foldernya dan kutekan “control-A” lalu klik mouse kanan lalu memilih “enqueue in winamp”. Sampai akhirnya dari semua lagu ada satu lagu yang dari awal sudah mengusikku, kudengarkan perlahan, lama kumainkan dan berulang-ulang dengan menyetelnya ‘repeat-track’, ada rasa yang sangat menusuk saat mendengar alunan ini. Bukan, bukan karena aku bisa mengerti artinya tapi sepertinya ada yang menyentil perasaanku .
Kunikmati terus menerus . . . lagu itu . . .
Berpikir… Buntu.
Entah berapa akan berapa kali kubiarkan dia mengalun, mungkin sampai pagi nanti. Menemaniku dalam pikiran yang hampa. Hampa? Wait . . .
Kalau hampa bukannya harusnya benar-benar kosong tanpa ada apapun, tapi ini beda, seperti ada bayangan. Tapi aku masih tidak bisa melihatnya dengan jelas, sulit sekali menyibak tabir di otak ini! Biasanya gampang sekali! Kali ini, tidak.
… … …
“Sudahlah sudahlah, aku harus mengetik tugas buat kerjaku besok, jadi lebih baik jangan aneh-aneh malam ini. Mungkin juga ini gara-gara factor hormone cewek yang bentar lagi mau haid.” Kataku dengan lemah dengan diakhiri hembusan yang aku tahu tidak melegakan.
Ku coba mengetik dan terus mengetik tapi rasanya sama sekali tidak ada -feel-. Ku hentikan tarian jemariku. Dengan mata masih menatap layar dan tanganku masih bertumpu di atas keyboard.
Bengong.
“Huh, apa sich maksud tuch lagu, bikin orang linglung aja nich malem!” omelku pelan sambil memonyongkan bibir yang gak tau deh emang udah monyong apa belum dari asalnya.
Tapi sungguh tidak ada niat sama sekali untuk mengalihkan ke lagu lain. “Rasanya seperti merindukan seseorang, tapi entah siapa. Seperti kehilangan sesuatu, dari dalam, tapi gak ngerti itu apa. Mau bertanya dan ngejelasin apa yang aku rasain, -but- gimana?Aku juga gak tahu dari mana mulainya dan bagaimana ngejelasinnya,” gumamku pelan.
Siapa-Apa-Mengapa . . .
#Pero Me Ancuerdo De Ti#
November's Tear
aku berada di duniamu.
entah mau kamu bawa ke mana...
aku tinggalkan sedikit ruang hatiku untuk diriku.
aku hanya menempati sedikit, hampir semuanya untukmu...
ku sisihkan waktuku untuk memperhatikanmu.
apa kamu sadari semua?
aku bahagia mendengar tawamu.
walaupun tawa itu bukan untukku.
aku terus melapangkan dada untuk berada di antara mereka.
meski hatiku terasa sakit...
aku mencoba bertahan.
aku berpikir mungkin kamu akan serius hanya denganku.
aku mengambil jalan seorang manusia bodoh untuk yang kedua kalinya.
kamu akan tertawa mendengarnya, namun aku jujur.
semua terserah pada hatimu.
pada cintamu.
dan pada pikiranmu.
hanya kamu yang tahu sampai kapan cinta itu akan berpihak padaku.
tapi tolong jangan sampai cinta itu ada, saat aku mulai melangkah pergi perlahan dari bayangmu.
entah mau kamu bawa ke mana...
aku tinggalkan sedikit ruang hatiku untuk diriku.
aku hanya menempati sedikit, hampir semuanya untukmu...
ku sisihkan waktuku untuk memperhatikanmu.
apa kamu sadari semua?
aku bahagia mendengar tawamu.
walaupun tawa itu bukan untukku.
aku terus melapangkan dada untuk berada di antara mereka.
meski hatiku terasa sakit...
aku mencoba bertahan.
aku berpikir mungkin kamu akan serius hanya denganku.
aku mengambil jalan seorang manusia bodoh untuk yang kedua kalinya.
kamu akan tertawa mendengarnya, namun aku jujur.
semua terserah pada hatimu.
pada cintamu.
dan pada pikiranmu.
hanya kamu yang tahu sampai kapan cinta itu akan berpihak padaku.
tapi tolong jangan sampai cinta itu ada, saat aku mulai melangkah pergi perlahan dari bayangmu.
november rain
someway, you make me feel like im the one.
but i know, you dont think so.
i know, im not perfect.
i could not be in your place.
i am not someone that can hold your arms everytime.
im not someone who could showed to your friends.
you need someone who have ice heart when you leave her then she will always be okay.
honey, i dont have a heart that can stand when your love is just a game.
when first we started to all of these momments, i tried...try to understand, where my position is in your heart.
i asked you, you said, you love me.
i dont think so.
it doesnt mean i dont believe in you.
coz its so like a game.
the game that i can not play it.
im not expert in this game.
you need someone who is expert in this game.
may be someone who used to play a game like this.
im just a girl.
who has a fragile heart, and so weak...when your love dissapears, it will breakdown anyway...in a thousands pieces.
i just dont understand.
do you know, i really love you?
honey, when will you feel like the way i feel?
honey..
on Thursday, February 10, 2011 at 1:00pm
but i know, you dont think so.
i know, im not perfect.
i could not be in your place.
i am not someone that can hold your arms everytime.
im not someone who could showed to your friends.
you need someone who have ice heart when you leave her then she will always be okay.
honey, i dont have a heart that can stand when your love is just a game.
when first we started to all of these momments, i tried...try to understand, where my position is in your heart.
i asked you, you said, you love me.
i dont think so.
it doesnt mean i dont believe in you.
coz its so like a game.
the game that i can not play it.
im not expert in this game.
you need someone who is expert in this game.
may be someone who used to play a game like this.
im just a girl.
who has a fragile heart, and so weak...when your love dissapears, it will breakdown anyway...in a thousands pieces.
i just dont understand.
do you know, i really love you?
honey, when will you feel like the way i feel?
honey..
on Thursday, February 10, 2011 at 1:00pm
Bangka
tempat...
aku teriak untuk pertama kalinya.
bukan karena ketidaknyaman tapi karena aku senang.
aku mengenal kata~kata.
bukan karena aku suka dengan bahasa tapi karena aku cinta.
aku merangkak, tertawa, berjalan dan berlari.
bukan karena aku punya rencana tapi karena bangka percaya padaku.
udara...
cinta...
dan
cerita...
semuanya berbeda dengan tempat apapun yang paling indah dunia sebutkan.
bukan karena bangka berlian di dunia, tapi lebih dari itu...
Kristal di hatiku.
terpatri utuh tanpa cacat.
dia mengajariku arti kebebasan.
membimbingku di saat aku harus memilih dalam kehidupanku.
tempat yang akan kutukarkan dengan harta dunia...hanya untuk kembali padanya.
...jauh melebihi itu...
kau memiliku.
aku teriak untuk pertama kalinya.
bukan karena ketidaknyaman tapi karena aku senang.
aku mengenal kata~kata.
bukan karena aku suka dengan bahasa tapi karena aku cinta.
aku merangkak, tertawa, berjalan dan berlari.
bukan karena aku punya rencana tapi karena bangka percaya padaku.
udara...
cinta...
dan
cerita...
semuanya berbeda dengan tempat apapun yang paling indah dunia sebutkan.
bukan karena bangka berlian di dunia, tapi lebih dari itu...
Kristal di hatiku.
terpatri utuh tanpa cacat.
dia mengajariku arti kebebasan.
membimbingku di saat aku harus memilih dalam kehidupanku.
tempat yang akan kutukarkan dengan harta dunia...hanya untuk kembali padanya.
...jauh melebihi itu...
kau memiliku.
till now its still red
"you said, that
you wanted her
to be your
girlfriend.
Although it will
hurt you, waiting
for an abrupt end.
i said, i'll be
waiting list in
your game.
Although it will
hurt me, waiting
for an abrupt end.
I called your
name, but you called
her name.
Its like there
is no umbrella to
keep us as one
under rain of
love.
just me,
the one who is standing under that love.
just one love from me to you.
How did you make me love you, just in the first sight we met?
coz, im not kind of girl thats easy to love someone.
Why did you make me blame myself, just because i cleaned my brokenheart with a bottle of beer for a while?
You started to hate me.
Even you never know me.
Dont know about the fact, CLEARLY~
Now, when you are back into her arms...im washing my pain, i hope it will be white again.
it is going to be white again, but for this second, its red.
~october 20, 2010~
my office, AEC.
you wanted her
to be your
girlfriend.
Although it will
hurt you, waiting
for an abrupt end.
i said, i'll be
waiting list in
your game.
Although it will
hurt me, waiting
for an abrupt end.
I called your
name, but you called
her name.
Its like there
is no umbrella to
keep us as one
under rain of
love.
just me,
the one who is standing under that love.
just one love from me to you.
How did you make me love you, just in the first sight we met?
coz, im not kind of girl thats easy to love someone.
Why did you make me blame myself, just because i cleaned my brokenheart with a bottle of beer for a while?
You started to hate me.
Even you never know me.
Dont know about the fact, CLEARLY~
Now, when you are back into her arms...im washing my pain, i hope it will be white again.
it is going to be white again, but for this second, its red.
~october 20, 2010~
my office, AEC.
Langganan:
Postingan (Atom)